WINDA CARMELITA

I AM

image
Hello,

I'm Winda Carmelita

Former lifestyle editor at Vemale.com. Former social media manager at Kapanlagi Network. I contribute to some project related to health, women and lifestyle's websites. Currently working at Vemale.com as a creative campaigner.


Education
University of Engineering

Bachelor of Science

College of Awesomeness

Master of Fine Arts

School of Amusement

Bachelor of Fine Arts


Experience
[2015 - now] Vemale.com

Partnership and Community Coordinator

[2014 - 2015] Kapanlagi Network

Social Media Manager

[2014] Vemale.com

Lifestyle Editor

[2012] the net.werk

Social Media Officer


My Professional Skills
Content Writing
Event Concepting and Organizing
Online Campaign Planning
Social Media Content Planning

764

Awards Won

1664

Happy Customers

2964

Projects Done

1564

Photos Made

WHAT CAN I DO

Freelance Content Writing

Fusce quis volutpat porta, ut tincidunt eros est nec diam erat quis volutpat porta

KOL Managing

Fusce quis volutpat porta, ut tincidunt eros est nec diam erat quis volutpat porta

Freelance Creative Team

Fusce quis volutpat porta, ut tincidunt eros est nec diam erat quis volutpat porta

Content Planning

Fusce quis volutpat porta, ut tincidunt eros est nec diam erat quis volutpat porta

Branded Content @ Personal Blog

Fusce quis volutpat porta, ut tincidunt eros est nec diam erat quis volutpat porta

Brand Campaign Planning

Fusce quis volutpat porta, ut tincidunt eros est nec diam erat quis volutpat porta

SOME OF WORK

5 Rekomendasi Es Krim Legendaris di Indonesia, Wanna Try?

Foto: pexels.com

Bicara soal es krim memang nggak ada habisnya. Makanan pencuci mulut yang muncul pertama kali di abad 17, disajikan untuk Pangeran Charles I ini memang punya daya tarik tersendiri. Tekstur dan varian rasa yang semakin berkembang dari hari ke hari, membuat es krim selalu diburu oleh orang-orang di seluruh dunia.

Di Indonesia, walau bukan makanan tradisional, tetap punya tempat sendiri di hati penggemarnya. Sekalipun kini di Indonesia sudah mulai banyak berdiri gerai-gerai es krim modern dan yang membuka cabang dari luar negeri, es krim legendaris Indonesia yang cara pembuatannya masih sederhana tetap tiada duanya. Nah, kalau kamu penggemar es krim, 5 toko es krim legendaris di Indonesia ini wajib kamu cicipi:

Published on Vemale.com: 5 Rekomendasi Es Krim Legendaris di Indonesia, Wanna Try?

Wajib Tahu: Apakah Orang Dewasa Perlu Mendapatkan Vaksin?

Foto: pexels.com
Mendengar kata vaksin atau imunisasi, mungkin sebagian dari kita menganggapnya berlaku hanya untuk bayi dan anak-anak. Tetapi, nyatanya orang dewasa juga membutuhkan suntikan vaksin secara berkala lho.

Dilansir dari alodokter.com,vaksinasi merupakan proses penyuntikan mikroorganisme penyebab penyakit. Mengapa 'penyakit' ini justru dimasukkan ke dalam tubuh? Tujuannya adalah untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga jika kamu terjangkit virus yang sebenarnya, tubuh sudah punya persiapan untuk menangkalnya.

Vaksin apa saja yang wajib diterima hingga usia dewasa?

Published on Vemale.com: Wajib Tahu: Apakah Orang Dewasa Perlu Mendapatkan Vaksin?

Mengapa Penting Mengajarkan Sexual Consent Kepada Anak?

Tak seorang pun di dunia ini yang senang privasinya dilanggar. Apalagi dipaksa melakukan sesuatu di luar kehendaknya, yang mengakibatkan trauma berkepanjangan.

Seringkali kita beranggapan bahwa consent atau persetujuan terhadap suatu tindakan, hanyalah milik orang dewasa. Padahal, tahukah Mom, bahwa anak-anak juga memiliki hak untuk menyetujui atau pun menolak segala tindakan yang ditujukan padanya, terlebih tindakan fisik?

Seorang ibu bercerita. Pada suatu hari, ia mengajak putri kecilnya ke dokter untuk pemeriksaan rutin. Berbeda dengan dokter-dokter sebelumnya, dokter yang berjaga hari itu adalah seorang dokter pengganti yang masih muda, perempuan berusia sekitar 30 tahunan. Ketika masuk ke dalam ruangannya, dokter itu menjabat tangan sang ibu dan putri kecilnya.

Published on Vemale.com: Mengapa Penting Mengajarkan Sexual Consent Kepada Anak?

Berapa Sih Banyaknya Cadangan Uang Darurat Yang Harus Disiapkan?

Foto: pexels.com
Buat kamu yang pertama kali gajian, rasanya bahagia banget 'kan? Pengen beli ini-itu, pengen makan ini-itu dan segudang rencana lain untuk menghambur-hamburkan uang. Wajar kok, namanya juga baru saja terima uang hasil keringat sendiri.

Tapi, menerima gaji itu bukan artinya bisa dihambur-hamburkan sesukanya. Itu artinya kamu punya tanggung jawab untuk mengelola uang hasil jerih payahmu sebaik-baiknya.

Selain untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk ditabung, hal yang nggak boleh kamu lupakan adalah pos uang darurat. Uang darurat ini pasti akan bermanfaat kelak karena kita tidak tahu akan hal-hal yang 'menimpa' kita di hari esok. Bisa saja hal-hal remeh seperti gadget rusak sampai hal yang lebih penting, misalnya biaya masuk rumah sakit.

Published on Vemale.com: Berapa Sih Banyaknya Cadangan Uang Darurat Yang Harus Disiapkan?

Heboh GIF Porno Whatsapp, Apakah Memblok Jadi Penyelesaian Masalah?

Foto: pexels.com
Teknologi dan informasi saat ini bisa dibilang mengarus sangat kencang. Betapa kemudian adanya internet dan berbagai platform-platform yang diciptakan untuk mempermudah komunikasi, bermunculan dan sangat sulit dibendung.

Sekarang, bukan hanya orang dewasa yang mampu menggunakan gadget. Anak-anak pun bisa mengoperasikan gadget dan perangkatnya dengan baik. Bahkan, dari buku Grown Up Digital karangan Don Tapscott yang saya baca, generasi milenial hingga net-generation adalah generasi yang nggak lagi memerlukan buku manual untuk mengoperasikan peralatan elektronik. Dua generasi ini cenderung "learning by doing" dan menemukan cara-cara tersendiri dalam mempelajari hal baru, terutama gadget dan internet. Nggak heran 'kan kalau anak-anak kecil zaman sekarang bisa mencari video Youtube favoritnya, padahal mereka belum bisa fasih membaca?

Published on Vemale.com: Heboh GIF Porno Whatsapp, Apakah Memblok Jadi Penyelesaian Masalah?

Manners Cost Nothing: Yuk #TumpukDiTengah Piringnya, Nggak Repot 'Kan?

Foto: daysoftheyear.com
Melihat arus timeline social media akhir-akhir ini, rasanya sungguh bikin pusing. Hampir setiap hari sepertinya kita diterpa berita negatif yang membuat hati teriris. Di suatu obrolan sore bersama teman, muncul celetukan, "Apa iya sih dunia sudah runyam banget, sampai-sampai nggak ada hal baik yang kita dengar beberapa waktu belakangan ini."

Kemudian, kami pun kembali tenggelam dalam handphone masing-masing. Ah!

Tapi beberapa hari yang lalu, ada yang berbeda. Di tengah ricuh dan riuhnya peperangan dan penghakiman yang beredar di social media, saya melihat ada satu inisiasi yang membuat hati menghangat, yaitu #TumpukDiTengah.

Resolusi 2018: Pulang Kerja Tepat Waktu, Miliki Kehidupanmu Sendiri

Foto: pexels.com
Di usia dewasa, bekerja mencari uang adalah sebuah mandatory tak tertulis yang harus dijalani siapa pun agar bisa bertahan hidup. Perkara bekerja pun tak semudah datang-mengerjakan tugas-pulang. Ada banyak masalah yang harus dibereskan dalam pekerjaan hingga tak terasa pekerjaan menyita sebagian besar waktu kehidupan kita.

Penelitian di tahun 2016 menyebutkan, rata-rata orang di dunia bekerja lebih dari 45 jam per minggu. 80 persen pekerja masa kini menghabiskan "after hours"-nya dengan tetap menjawab e-mail dan telepon dari klien atau rekan kerjanya yang lain. Kamu mungkin mengalaminya!

Tapi apakah hal ini artinya kamu produktif? Studi lain menyebutkan, hal ini justru menunjukkan ada yang salah dengan sistem bekerjamu (atau perusahaanmu). Bukannya produktif, lembur atau kelebihan jam kerja malah menambah beban stres yang bisa merambat menjadi berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung.

Published on Vemale.com: Resolusi 2018: Pulang Kerja Tepat Waktu, Miliki Kehidupanmu Sendiri

Start Work With Me

Contact Us
WINDA CARMELITA
+123-456-789
Malang, East Java, Indonesia